Hunting Info Pelatihan ke No HP: 085640-750440
  • Right Team Right Work

    Kerja tim membutuhkan sekumpulan SDM unggul yang diorganisir secara tepat untuk menghasilkan kerja yang unggul.

    Selengkapnya
  • War Game Paintball

    Keberanian dan kepercayaan diri mengambil resiko setiap tindakan, bertahan, dan fighting hingga meraih kesuksesan.

    Selengkapnya
  • Motivation Sesion

    Kerja-kerja besar membutuhkan dorongan yang kuat untuk menciptakan belief akan keberhasilan dari kerja tersebut.

    Selengkapnya
  • Bulding Strong Commitment

    Impian yang terhimpun dan terikat pada sebuah tulisan akan lebih meninggalkan kesan positif untuk terus diwujudkan dalam kenyataan.

    Selengkapnya
  • Reborn The Capacity

    Tantangan yang berbeda setiap zaman membutuhkan SDM yang mau dan mampu terus belajar, memecahkan masalah, menemukan terobosan baru.

    Selengkapnya
  • Fun Training Fun Learning

    Emosi yang kuat akan lebih memberikan dampak yang kuat pula menerima wawasan, pencerahan, serta cara-cara baru dalam bekerja.

    Selengkapnya

Bagaimana Menyusun Skala Prioritas

Bagaimana Menyusun Skala Prioritas
Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. - Manusia secara sadar maupun tidak sadar memiliki kebutuhan yang sangat banyak dibandingkan dengan alat / sumber daya pemenuhan kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Dengan alasan itu maka manusia harus bisa memilih dan menentukan mana kebutuhan yang di anggap paling penting dan paling utama dibandingkan dengan kebutuhan yang lain (manusia perlu menyusun skala prioritas).

Ada pepatah kebutuhan pangan lebih mendesak dan utama dibandingkan kebutuhan papan. Mungkin itu benar dalam kenyataan bagi beberapa kalangan manusia. Itulah sebagai contoh bagaimana manusia menyusun skala prioritas. Namun bagaimanapun juga kebutuhan papan penting untuk menjaga kesehatan.

Setelah kebutuhan yang paling mendesak terpenuhi, maka kita baru boleh memikirkan bagaimana pemenuhan kebutuhan lainnya. Lagi-lagi manusia perlu menyusun skala prioritas, kebutuhan mana yang perlu didahulukan dan mana yang bisa ditunda. Ada beberapa hal yang perlu dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas, yaitu antara lain sebagai berikut :

Tingkat Urgensi
Hal yang pertama yaitu tingkat urgensinya, yaitu bagaimana didalam menentukan pilihan, mana yang harus didahulukan harus perlu dipertimbangkan seberapa jauh tingkat kepentingan hal tersebut.

Sebagai contoh : Ada seorang anak yang akan menghadapai ujian, pada malam sebelum hari ujian ia akan belajar, namun tiba-tiba lampu kamar mati dan dia juga belum membeli pensil, manakah yang lebih penting dari lampu belajar atau membeli pensil? Dalam kasus ini hal yang diutamakan adalah membeli lampu kamar sebagai sarana penerangan belajar, sedangkan alat tulis bisa meminjam kakak atau adik terlebih dahulu.

Kesempatan yang Dimiliki
Yang kedua adalah apabila sustu kebutuhan hanya dibutuhkan pada saat itu saja, maka perlu didahulukan. Misalkan dalam suatu kondisi darurat, keselamatan atau kesehatan merupakan hal yang paling diutamakan. Demi kesembuhan dan kesehatan maka obat merupakan kebutuhan nomor satu dan yang paling utama untuk didahulukan dibandingkan hal lainnya yang bisa ditunda dan dikesampingkan terlebih dahulu.

Pertimbangan Masa Depan
Yang ketiga adalah bagaimana jika dalam menghadapai pilihan yang sulit, maka faktor masa depan juga perlu dipertimbangkan.

Sebagai contoh : Ada berbagai pilihan bidang les yang ingin kita ikuti, namun karena keterbatasan suatu hal maka kita harus menentukan salah satu dan tidak bisa memilih keduanya, manakah yang harus kita pilih? Dalam hal ini kita harus mempertimbangkan mana yang paling bermanfaat bagi masa depan kita? Matematika atau Bahasa Inggris? Kedua hal tersebut semuanya penting, namun mengutamakan Bahasa Inggris merupakan pilihan yang paling tepat, sebab kegunaan Bahasa Inggris dimda depan yang akan datang lebih luas  dibandingkan dengan Matematika. Ini adalah salah satu pilihan yang didasarkan dengan kebutuhan untuk masa depan.

Kemampuan Diri
Hal terakhir yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan skala prioritas adalah berawal dari sifat manusia yang mempunyai banyak keinginan dan selalu merasa tidak puas, namun ada hambatan karena keterbatasan kemampuan, baik dari segi ekonomi maupun yang lain. Maka perlu dipertimbangkan pula berdasarkan kemampuan yang dimiliki, baik dari segi materi maupun non materi agar pilihan yang diambil bisa tepat sesuai kemampuan.

Sebagai contoh : Di era jaman sekarang ini, persaingan hidup dikota besar sangatlah ketat dan memaksa manusia untuk saling berlomba agar tidak tertinggal dengan yang lain. Dalam kondisi kesemrawutan ini, kadang muncul persaingan yang tidak sehat, berusaha memaksakan diri agar bisa sama dengan orang lain tanpa mempertimbangkan kemampuan diri, akibatnya belum tentu akan bertahan lama, bisa saja malah semakin menderita dikarenakan keterbatasan yang dimiliki.

KESIMPULAN
Dengan adanya beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan skala prioritas di atas, maka alangkah baiknya apabila kita membuat daftar kebutuhan yang kita inginkan sebanyak-banyaknya, kemudian urutkan mana yang perlu didahulukan dan mana yang bisa ditunda.

Sumber : http://www.galeripustaka.com/

Ciri-Ciri Berpikir Kreatif

Ciri-Ciri Berpikir KreatifLembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. - Berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli psikologi terhadap orang-orang yang berpikir kreatif telah menghasilkan beberapa kriteria atau ciri-ciri orang yang kreatif.

Menurut Denny dan Davis (1982) dalam penelitian terhadap para penulis dan arsitek yang kreatif melalui identifikasi oleh anggota profesi mereka menghasilkan bahwa orang yang mempunyai kreatifitas yang tinggi itu cenderung memiliki ciri-ciri : fleksibel, tidak konvensional, eksentrik (aneh), bersemangat, bebas, berpusat pada diri sendiri, bekerja keras, berdedikasi dan inteligen.

Woolfolk dan Nicolich (1984) menjelaskan bahwa orang yang berpikir kreatif menunjukkan ciri-ciri adanya sikap kreativitas dalam arti luas, termasuk tujuannya, nilainya, serta sejumlah sifat kepribadian yang mendukung orang untuk berpikir bebas, fleksibel, dan imajinatif.

 Dengan memperhatikan beberapa pendapat dan hasil penelitian para ahli penelitian tersebut tentang ciri-ciri yang memiliki kemampuan berpikir kreatif, nampak bahwa perbedaan itu timbul karena adanya perbedaan subyek yang menjadi sasaran penelitiannya sehingga ciri-ciri yang cukup menonjol sebagai ciri pokok berpikir kreatif yaitu :
  1. Ciri kelancaran (fluency)
  2. Ciri fleksibelitas (flekxibility)
  3. Ciri keaslian (organilaty)
Kelancaran adalah dapat menghasilkan banyak ide atau konsep yang relevan dengan masalah yang dipecahkan dalam waktu yang singkat. Fleksibilitas (keluwesan) menunjukkan bahwa individu dapat memunculkan hal-hal baru yang unik atau tidak biasa. Jadi indivdu yang memiliki kemampuan berpikir kreatif adalah individu yang dapat menghasilkan ide-ide baru yang berbeda dan asli.

Sumber : http://www.galeripustaka.com/

10 Pelajaran Tentang Uang

Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. - Nah ini dia pelajaran yang tidak didapatkan dari sekolah diseluruh Indonesia Karena mungkin tidak ada buku kurikulumnya atau pun tidak adanya kesadaran bahwa pelajaran tentang uang itu cukup penting, sehinggap orang-orang menebak-nebak konsep tentang uang itu. Nah kita ikuti saja 10 pelajaran tentang uang di bawah ini :

1. Uang adalah sebuah gagasan
Dengan kata lain uang adalah apa yang kita pikirkan. Apa pun keyakinan kita tentang uang apakah kita memilii keyakinan bahwa uang itu jahat dan sangat tidak baik untuk membicarakan tentang uang maka itu lah keyakinan dan gagasan teman-teman tentang uang, namun jika kita menganggap uang itu sangat menyenangkan untuk di dapatkan maka itu pula lah yang membuat hidup teman-teman. Saya di sini tidak mengatakan bahwa keyakinan yang satu lebih baik dan yang satunya buruk namun apa yang menjdi keyakinan kita maka itulah yang kita dapatkan, contohnya jika kita mengganggap uang sangat kita perlukan namun keyakinan kita mengatakan bahwa uang itu tidak baik maka kita pun harus rela untuk hidup dengan uang yang pas-pasan saja.

2. Uang menjadi berharga jika Anda meyakininya
Hampir mirip dengan ide no satu di atas, jika kita mengganggap bahwa uang itu tidak penting dalam hidup kita maka untuk menjadi kaya tidak akan menjadi tujuan kita. Jika kita mengganggap mengelola uang maka keberlimpahan uang adalah tujuan yang wajar untuk kita raih. Dan lagi ada perbedaan antara menjadi miskin dan tidak menginginkan kekayaan, dan menjadi miskin dengan tidak mengetahui cara untuk menjadi kaya. Setiap orang di dunia ini memiliki potensi untuk menjadi kaya dan memiliki hubungan yang sedemikian rupa dengan uang. Itu semua kembali kepada keyakinan kita.

3. Uang tidak akan membuat kita kaya
Uang dapat membuat kita kaya ataupun miskin, menjadi miskin, kaya atau sedang-sedang saja lebih merupakan adalah sebuah mindset. Cara kita untuk mengelola uang adalah salah satu contohnya. Misalnya saja ada 2 orang yang memenangkan sebuah uang dengan nominal yang sama , orang yang miskin akan berakhir kembali menjadi miskin dan orang yang kaya akan bertambah kaya. Sederhananya uang tidak akan membuat kita kaya.

4. Uang tidak dapat memecahkan masalah
Ada orang kaya yang pernah saya tahu tidak akan memberikan pinjaman uang pada sembarang orang, karena mereka mengetahui bahwa denga memberikan pinjaman uang kepada mereka mungkin akan membuat keadaan menjadi tambah parah.  Orang kaya ini beralasan jika mengetahui keadaan orang tersebut tidak akan mungkin dapat mengelola uang yang akan dipinjamnya tersebut maka orang kaya itu akan menderita kerugian dan juga akan membuat hubungan yang tidak sehat dengan orang yang sedang meminjam uangnya itu. Memberikan uang mungkin tidak akan membantu tapi dengan memberikan saran dan ide mengenai masalah uang adalah penting dan cara termudah sekaligus cara yang paling jitu untuk membantu.

5. Semua orang memiliki masalah uang
Orang kaya, orang miskin, karyawan, perusahaan, pemerintah, tua ataupun muda, semua orang di dunia ini memiliki masalah keuangan. Pada dasarnya juga bahwa memiliki atau tidak memiliki uang adalah masalah hehehe. Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah masalah yang mana yang kita ingin alami – memiliki banyak uang atau masalah kelebihan uang? Setiap masalah memiliki tingkat yang berbeda namun kekurangan uang adalah masalah yang sangat gawat dan harus diselesaikan dengan segera.

6. Kemiskinan adalah akar kejahatan
Kalimat di atas lebih tepat kiranya daripada pernyataan bahwa uang adalah akar dari kejahatan, bener ga? Coba pikirkan kejahatan, narkoba, kerusuhan, masalah kesehatan, kebodohan dan kriminalitas lainnya, mereka yang melakukan kegiatan kriminal mengaku melakukannya untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dan segala penderitaan yang dialami akibat kesehatan yang buruk serta kebodohan karena tidak adanya biaya.

7. Hubungan antara uang dan kebahagiaan
Uang itu sendiri tidak dapat menentukan kebahagiaan ataupun  kesedihan. Ada orang kaya yang bahagia dan tidak bahagia namun ada juga orang miskin yang bahagia dan juga tidak bahagia. Kebanyakan yang kita lihat orang akan bahagia jika mendapatkan uang namun kebahagiaan ini tidak berlangsung lama dan tidak ada hubungannya dengan kebahagiaan seumur hidup. Jadi sungguh tidak masuk akal jika menganggap semua orang kaya bahagia dan semua  orang miskin pasti sedih terus terusan. Kebahagiaan itu kita yang menentukan sendiri namun jika uang tidak dapat membuat kita bahagia maka carilah kekayaan yang membuat orang yang kita cintai bahagia, dan menjadikan diri kita miskin bukanlah kebahagiaan bagi mereka.

8. Semakin banyak yang kita dapat semakin banyak yang harus diserahkan
Jika teman-teman berpikir menjadi kaya adalah menjadi rakus dan suka menimbun uang, maka ingatlah bawa semuanya itu tidak dapat di bawa kea lam baka. Tidak peduli berapa millyar atau triliun yang dapat kita kumpulkan selama hidup kita dan tidak satu sen pun yang akan kita bawa ke “sana”. Semakin banyak uang yang kita dapat pada akhirnya akan terkumpul di kantong orang lain, namun itu semua tidak akan menjadi penting karena kita telah mengajarkan pelajaran yang lebih penting mengenai pengelolaan uang.

9. Uang akan datang pada orang yang mampu mengelolanya.
Semakin kita terdidik untuk mengelola uang maka uang akan mengalir dengan mudah ke kantong kita. Kita tahu pendidikan kita tidak begitu akurat, untuk membuat muridnya cerdas saja belum bisa apalagi mengajarkan tentang pengelolaan uang. Maka mulailah mencari tentang pendidikan uang yang benar dan bermanfaat bagi kita dan juga orang disekitar kita.

10. Uang itu tidak terbatas
Mungkin diantara kita ada yang percaya bahwa jika ada orang yang mendapatkan uang lebih itu berarti ada orang yang sedang kekurangan karena sebenarnya bagian untuk orang yang kekurangan itu. Menjadi kaya dan menjadi makmur bukanlah mendapatkan uang orang lain tapi itu semuany tentang membuat uang lebih banyak lagi serta kemakmuran secara bersama-sama di dunia.

Sekali lagi 10 pelajaran tentang uang di atas ini berlaku bagi orang di seluruh dunia ini, dan kita sebagai orang Indonesia juga bisa menerapkannya lho, bagi yang memiliki pelajaran lainnya tolong info saya di box komen ya . Salam Sukses!

Sumber : http://goldenadi.wordpress.com

Buah Kerja Keras Tukang Cuci Piring di AS


Buah Kerja Keras Tukang Cuci Piring di AS
Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. -  Sekitar 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2005, pria bernama Rudi Suparto ini terbang ke Amerika Serikat demi mencari uang lebih. Namun ternyata, mantan sales manager ini tak bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik selain tukang cuci piring di sebuah restoran.

Awal kehidupannya di Amerika Serikat terbilang tidak mudah bagi pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini. Betapa tidak, ia sebenarnya tidak bisa berbahasa Inggris. Alhasil, hanya tukang cuci piringlah yang bisa dijadikan nafkah penghidupannya di tahun-tahun pertama di negeri Paman Sam ini. “Sedih sekali sebenarnya waktu itu. Saya tidak biasanya memegang sampah dan kotoran makanan,” kisah Rudi.

Luar biasanya, kondisi menyedihkan ini tidak membuat Rudi pantang menyerah. Justru ia menjadikan keadaannya itu sebagai bahan pelajaran sehingga pada akhirnya ia mengetahui cara memasak dan seluk beluk restoran.

Ketekunan dan kegigihannya selama beberapa tahun tersebut akhirnya menghasilkan sebuah restoran cepat saji miliknya sendiri, yang diberi nama Wok Express. Restoran ini terletak di jalan utama kompleks kasino, Las Vegas, Amerika Serikat.

Ibarat kacang yang tak lupa akan kulitnya, Rudi pun ikut membantu sesama imigran asal Indonesia. Seluruh karyawannya adalah orang Indonesia, dan hanya juru masaknya saja yang warga China.

Meski sudah memiliki kehidupan mapan di Amerika, Rudi tetap berencana untuk menghabiskan masa tuanya di Indonesia. Karena itu, ia selalu berusaha berbahasa Indonesia dengan anak-anaknya supaya bahasa ibu mereka tidak hilang.

Pencapaian Rudi Suparto ini membuktikan bahwa setiap peluh kerja keras di bidang apa pun bila ditekuni dengan niat baik dapat berbuahkan kesuksesan yang manis. Selain itu, apa yang dilakukan Rudi juga patut dicontoh. Sejauh apa pun kita melalang buana dan apalagi menuai keberhasilan di negeri orang, layaknya kita tidak melupakan kampung halaman. Luar Biasa!

Sumber : http://cerita.blogbintang.com/

Kerja Adalah Kehormatan

Kerja Adalah KehormatanLembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. -  Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.

”Om beli bunga Om.”

”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya.

”Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata, ”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.”

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.

”Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu tangkai saja.” Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.

”Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana.

Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung. ”Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?” Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, ”Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.”

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.

Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

Sumber : http://cerita.blogbintang.com/

Cara Produktif Memanfaatkan Waktu Luang

Cara Produktif Memanfaatkan Waktu Luang
Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. Pergunakan sedikit waktu luang tersebut secara produktif.
Setiap orang berbeda cara kerjanya, jadi cara terbaik untuk memanfaatkan waktu luang sangat bergantung pada diri Anda, cara kerja Anda dan apa yang ada di to-do list Anda. Memiliki daftar seperti itu sangatlah berguna untuk menemukan cara untuk memanfaatkan sedikit waktu luang secara cepat tanpa berpikir lama. Pergunakan daftar tersebut sebagai jalan untuk memunculkan ide apa yang bisa dilakukan dalam waktu yang sedikit.
Membaca berkas
Kumpulkan artikel majalah atau cetak artikel atau berita yang menarik untuk dibaca nantinya, dan simpan dalam sebuah folder dengan label ” Berkas Bacaan”. Bawalah selalu berkas ini saat bepergian, dan saat Anda punya waktu luang, Anda dapat memanfaatkannya. Simpan berkas itu dalam komputer Anda (atau di bookmarks anda), untuk sesaat dibaca saat berada di meja kerja (atau saat dalam perjalanan jika Anda memilik laptop).
Bersihkan kotak masuk (inbox)
Anda akan rapat 5 menit lagi? Gunakan waktu tersebut untuk mengosongkan kotak masuk di email anda. Jika mempunyai banyak pesan masuk, mungkin Anda harus memeriksanya dengan cukup cepat, mungkin tidak semuanya terselesaikan, tetapi mengurangi tumpukan pesan bisa sangat menolong.
Menelepon
Simpan daftar nomer telepon yang akan dihubungi, dan bawalah selalu kemanapun. Ketika sedang di meja kerja atau dalam perjalanan, Anda dapat melakukan panggilan telepon segera dari daftar tersebut.
Menghasilkan Uang
Inilah cara produktif favorit saya untuk mengisi waktu luang. Saya mempunyai beberapa artikel yang harus diselesaikan, dan ketika ada waktu luang, saya akan mengerjakan setengahnya dengan cepat. Jika Anda punya waktu luang 5 sampai 10 menit sehari, Anda dapat mendapatkan penghasilan sampingan yang layak. Cari tahu keterampilan yang dapat Anda “jual” yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Contohnya membuat artikel. Ide artikel dapat Anda bagi menjadi beberapa paragraf, dimana paragraf itu dapat Anda selesaikan dalam waktu luang yang singkat.
Mengarsip/Membereskan
Tidak ada yang suka melakukan hal ini. Jika sedang bersemangat, Anda akan menyusun barang-barang dengan segera sehingga tidak menumpuk. Tapi jika benar-benar sibuk, mungkin Anda memiliki setumpuk berkas atau dokumen yang berserakan, atau mungkin tumpukan barang untuk dibereskan. Pilahlah tumpukan tersebut saat Anda punya waktu luang, dan tak lama lagi, tidak akan ada barang yang mesti dibereskan.
Networking
Hanya punya 2 menit? Kirim email kepada kolega. Meskipun hanya email sederhana atau “follow-up” email dapat membuat keajaiban dalam hubungan kerja. Atau menjawab pertanyaan singkat dan menaruhnya di daftar “follow up” email untuk nanti.
Membersihkan “Feed”
Jika inbox email penuh dan punya waktu luang, saya manfaatkan untuk membuka Google Reader dan membersihkan inbox feed saya.
Waktunya Cita-cita/Tujuan
Ambil 10 menit untuk memikirkan cita-cita Anda, pribadi atau profesional. Jika Anda tidak memiliki daftar tujuan yang ingin dicapai, mulailah dengan membuatnya. Tuliskan daftar langkah yang akan diambil beberapa minggu ke depan untuk membuat tujuan tersebut menjadi kenyataan. Langkah apa yang mungkin dapat Anda lakukan hari ini? Semakin Anda fokus terhadap tujuan tersebut, dan meninjaunya, semakin besar kemungkinan akan menjadi kenyataan.
Perbaharui Situasi Keuangan
Banyak orang kerepotan mengurus keuangannya, baik itu dalam membayar tagihan (mereka tidak mempunyai waktu), menginput transaksi dalam software keuangan, atau mengecek anggaran mereka. Pergunakan beberapa menit untuk memperbaharuinya. Hanya membutuhkan 10-15 untuk melakukannya.
Brainstorming (Membuat Kerangka Ide)
Kegiatan produktif favorit saya yang lain adalah saya akan membuka notebook dan mulai membuat kerangka untuk sebuah proyek atau ide artikel. Apapun yang dialami dalam pekerjaan atau kehidupan pribadi, solusinya bisa terinspirasi dari kegiatan brainstorming, dan itu tidak memakan waktu yang banyak.

Sumber : http://suksesitubebas.com/

Tempatkan Sikap dan Rasa Sabar Dalam Prespektif Yang Benar

Tempatkan Sikap dan Rasa Sabar Dalam Prespektif Yang Benar
Lembaga Training Jawa Tengah | Trustco Jateng , training dan outbound. semarang, jawa tengah, 0248412467, 085640750440. - Sabar merupakan sikap yang positif, tapi dalam hal-hal tertentu, sikap sabar dapat menjadi bumerang bagi diri sendiri. Coba Anda renungkan, ketika kita menghadapi permasalahan atau situasi yang merugikan, menekan, dan berpotensi menjadi penyakit, apakah kita harus tetap memelihara sikap sabar? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, rasa sabar yang kita miliki harus ditempatkan pada perspektif yang benar.

Sabar merupakan skill pribadi yang dapat kita asah. Seperti yang pernah saya singgung dalam artikel tips dan cara meningkatkan rasa sabar. Dalam perspektif agama, sabar merupakan suatu sikap yang absolute untuk apapun situasi yang kita hadapi. Sikap sabar dalam kehidupan sosial dan agama melahirkan sikap memaafkan, mengampuni, mengerti, memaklumi, melupakan, pengharapan, mensyukuri dan lain sebagainya. Sikap sabar dalam perspektif soaial dan agama, menurut saya, tidak ditujukan untuk orang lain atau situasi eksternal. Sikap sabar tersebut merupakan pendidikan untuk mengontrol dan menaklukan diri sendiri.

Sumber : http://suksesitubebas.com/

Tentang kami

TRUSTCO adalah lembaga profesional yang bergerak di bidang pengembangan SDM sejak tahun 2002. Menyelenggarakan berbagai pelatihan Motivasi pengembangan diri, organisasi, dan pengembangan profesional. Melayani inhouse training, outbound, dan bootcamp. Menyesuaikan kebutuhan instansi dan perusahaan Anda.

Kontak Kami

Kantor
Jl. Dewi Sartika III/40
Kota Semarang, Jawa Tengah

Telepon

Kantor (024) 8412467
HP. 085640-750440 Solikin
HP. 085640-398242 Suratman

Email
trustco_jateng@yahoo.com