Hunting Info Pelatihan ke No HP: 085640-750440
  • Right Team Right Work

    Kerja tim membutuhkan sekumpulan SDM unggul yang diorganisir secara tepat untuk menghasilkan kerja yang unggul.

    Selengkapnya
  • War Game Paintball

    Keberanian dan kepercayaan diri mengambil resiko setiap tindakan, bertahan, dan fighting hingga meraih kesuksesan.

    Selengkapnya
  • Motivation Sesion

    Kerja-kerja besar membutuhkan dorongan yang kuat untuk menciptakan belief akan keberhasilan dari kerja tersebut.

    Selengkapnya
  • Bulding Strong Commitment

    Impian yang terhimpun dan terikat pada sebuah tulisan akan lebih meninggalkan kesan positif untuk terus diwujudkan dalam kenyataan.

    Selengkapnya
  • Reborn The Capacity

    Tantangan yang berbeda setiap zaman membutuhkan SDM yang mau dan mampu terus belajar, memecahkan masalah, menemukan terobosan baru.

    Selengkapnya
  • Fun Training Fun Learning

    Emosi yang kuat akan lebih memberikan dampak yang kuat pula menerima wawasan, pencerahan, serta cara-cara baru dalam bekerja.

    Selengkapnya

17 Hal yang Harus diingat


1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.

2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).

4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.

5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.

6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.

7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!

8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.

9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.

10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.

11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.

12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.

13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.

14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\

15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.

16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.

17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!

Sumber : artikel-motivasi

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal

Trustco Jawa tengah - Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri. Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setia aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu. Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi... Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah  belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu, sekarang juga !

Sumber : artikel-motivasi

Belajar dari Lelucon

Trustco Jawa Tengah -Training, pelatihan dan outbound 0248412467, 085640750440
 Thomas Paine, seorang negarawan Amerika pernah mengatakan, ".... Dipuji dan ditertawakan itu kerap kali begitu dekat kaitannya hingga sulit dikelompok-kelompokkan secara terpisah. Satu langkah saja di atas pujian sudah membuatnya jadi bahan tertawaan. Begitu pula satu langkah di atas yang ditertawakan dapat membuatnya menjadi di puji lagi.

Anda tahu tentang cerita detektif terkenal, si Sherlock Holmes dan temannya Watson?
Memang kisah jenaka yang sering kita dengar antara Sherlock Holms dan Watson di bawah ini bisa dibilang sekedar lelucon. Tapi bisa jadi moral ceritanya justru mau menunjukkan apa yang dimaksudkan oleh Thomas Paine di atas.

Pernah dengar? Suatu sore Sherlock Holmes dan asisten setianya Watson sedang berkemah di tengah ekspedisinya. Setelah menyelesaikan makan malamnya, kedua orang ini lantas masuk dan tidur nyenyak di dalam tendanya.
Tengah malam tiba-tiba Holmes membangunkan sang asisten.
"Watson, bangun! Coba katakan yang kau lihat?"
Sambil mengucek-ucek mata Watson lantas melihat ke atas langit malam, "Aku melihat bermiliar-miliar bintang."
"Lantas apa arti semua itu" sergah Holmes.
"Miliaran bintang itu pertanda adanya potensi terbentuknya jutaan planet," jawab Watson. "Namun waktu kalau berdasarkan posisi Bulan, saat ini mendekati pukul 05.00 subuh."
"Apa lagi?" desak sang Bos.
"Ah, aku masih ngantuk dan capek. Kalau menurut kami sendiri, apa arti semua itu?"
Yang ditanya terdiam sejenak. Lalu menjawab, "Watson Sayang! Artinya ada maling mencuri TENDA kita!"

Sumber : www.kisahinspirasi.com

Kisah Pelajaran Nenek Penjual Sapu

Trustco Jawa Tengah, lembaga pelatihan dan Ouibound 0248412467, 085640750440.  Seorang teman menceritakan kekagumannya pada seorang nenek yang mangkal di depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. Ketika itu hari Minggu, saat dia dan keluarganya hendak pulang usai silaturahim bersama kerabat, mereka melewati Pasar Godean.

Ibu dan teman saya tergoda membeli ayam goreng di depan pasar untuk sajian makan malam. Kebetulan hari mulai gelap. Di samping warung ayam goreng tersebut ada seorang nenek berpakaian lusuh bak pengemis, duduk bersimpuh tanpa alas, sambil merangkul tiga ikat sapu ijuk. Keadaannya terlihat payah, lemah, dan tak berdaya. Setelah membayar ayam goreng, ibu teman saya bermaksud memberi Rp. 1000,- (tahun 2004) karena iba dan menganggap nenek tadi pengemis. Saat menyodorkan lembaran uang tadi, tidak diduga si nenek malah menunduk kecewa dan menggeleng pelan. Sekali lagi diberi uang, sekali lagi nenek itu menolak.
Penjual ayam goreng yang kebetulan melihat kejadian itu kemudian menjelaskan bahwa nenek itu bukanlah pengemis, melainkan penjual sapu ijuk. Paham akan maksud keberadaan sang nenek yang sebenarnya, ibu teman saya akhirnya memutuskan membeli tiga sapunya yang berharga Rp. 1.500,- per ikat. Meskipun ijuknya jarang-jarang dan tidak bagus, ikatannya pun longgar.


Menerima uang Rp. 5.000,- si nenek tampak ngedumel sendiri. Ternyata dia tidak punya uang kembalian/
"Ambil saja uang kembaliannya,", kata ibu teman saya. Namun, si nenek ngotot untuk mencari ang kembalian Rp. 500,-. Dia lalu bangkit dan dengan susah payah menukar uang di warung terdekat.

Ibu teman saya terpaku melihat polah sang nenek. Sesampainya di mbol, ia masih terus berpikir, bagaimana mungkin di zaman sekarang masih ada orang yang begitu jujur, mandiri, dan mempunyai harga diri yang begitu tinggi.

Ngomong-ngomong, Anda pernah bertemu dengan orang yang serupa dengan nenek penjual sapu ini? Boleh dibagi ceritanya untuk kita semua :)

Kisah oleh Rizky Taufan, di Kudus, sebagaimana yang termuat di Majalah Intisari Agustus 2004.
Sumber : www.kisahinspirasi.com/

Kebiasaan Mengakui Kesalahan

 Trustco Jawa Tengah - Training, pelatihan dan outbound 0248412467, 085640750440
  Sebagai manusia biasa, kita tak kan luput dari berbuat salah. Baik yang disengaja atau tidak, disadari atau tidak, kecil maupun besar, semua adalah hal yang manusiawi. Tentu, jika tak segera diluruskan, tak segera diperbaiki, tak segera dilakukan evaluasi, kesalahan kecil bisa jadi membesar, kesalahan besar bisa mendorong terjadinya kerusakan, hingga ujungnya kerusakan membawa kehancuran.
Untuk itu, jika menyadari berbuat kesalahan, segera akui, minta maaf, dan evaluasi serta perbaiki. Sadari bahwa tak ada gading yang tak retak, maka jangan malu atau menutup diri karena memang sewajarnya sebagai manusia kita melakukan kesalahan. Karena itulah, tak perlu jengah, tak perlu menyesal berkepanjangan, namun hadapi secara terbuka apa pun risiko kesalahan yang telah kita perbuat.
Mari, sebagai manusia yang dibekali dengan akal budi dan pikiran-apalagi kita memiliki sikap saling menghargai dan menghormati-dengan mengakui kesalahan, kita junjung semangat mencari solusi. Dengan begitu, segala persoalan, akan lebih mudah dipecahkan.
Sumber : http://kisah-motivasi.com/
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpuf
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpuf
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpuf
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpufv
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpuf
Bocah 8 tahun dari Brasil yang suka memasak ini bernama Arthur Gonzaga.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, Arthur didiagnosa mengidap penyakit leukimia. Dia menghabiskan separuh tahun tersebut dengan keluar masuk rumah sakit dalam proses perawatan dan penyembuhannya.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Selama masa-masa di mana Arthur terpaksa melewatkan waktu di UGD A.C. Camargo Cancer Center di Sao Paulo, Renato Gonzaga dan Priscila Inserra, ayah serta ibu tiri bocah ini, mendapatkan gagasan untuk menciptakan suatu kegiatan yang positif agar si buah hati bisa lebih fokus dan termotivasi dalam menghadapi penyakitnya.

Alhasil, Arthur yang kini tengah dalam proses pemulihan dan berjalan sangat baik tersebut, memiliki acara memasaknya sendiri. Dalam segmen acara yang berjudul 'Arthur Gourmand' dan videonya diunggah di YouTube ini, kita dapat menyaksikan Arthur yang tengah memasak dan membagikan berbagai resep miliknya. Diperlihatkan bagaimana Arthur menjelaskan setiap langkah dari resep-resep makanannya dari proses pembumbuan, persiapan hingga proses memasak.


Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Sikap positif dari bocah luar biasa ini juga bisa tergambar jelas di sepanjang tayangan video-videonya. Kita menjadi saksi dari sebuah kisah seorang bocah dalam merangkul hasratnya dan menenggelamkan dirinya dalam hal-hal yang dicintainya tatkala kehidupan yang dihadapinya sedang dalam masa pasang yang berat.

Semoga kisah Arthur ini juga bisa membuat kita memetik pelajaran untuk lebih menghargai dan mencoba jadi selaras dengan hasrat yang kita miliki agar kita bisa menjadi lebih aktif untuk berupaya merealisasikannya dalam hidup kita.

Kisah Motivasi Menghadapi Penyakit

Dan seperti yang dikutip dari postingan keluarga Arthur di Facebook, “Rahasia kehidupan adalah untuk membiarkan hidup membawa Anda, untuk bersenang-senang dan tahu bagaimana caranya mengubah lemon menjadi minuman limun.” - See more at: http://www.termotivasi.com/2014/03/kisah-motivasi-menghadapi-kanker-dengan-memasak.html#sthash.374Lz3zR.dpuf

Mimpi

Trustco Jawa Tengah Training, pelatihan dan outbound 0248412467, 085640750440
  Awal kesuksesan, tentu dimulai dari mimpi. "Mimpi" adalah rencana atau target yang sangat diinginkan. Hampir tidak ada sukses yang dibangun tanpa melalui mimpi terlebih dahulu. Seseorang memiliki rumah bagus, diawali dengan membayangkan rumah idamannya. Ia kemudian memperjuangkan perwujudannya dengan usaha setahap demi setahap, hingga akhirnya rumah itu benar-benar bisa dimiliki.
Mimpi memiliki kekuatan tersendiri. Banyak orang memimpikan sesuatu yang dianggap tak masuk akal hingga mendapat cibiran dari kiri-kanan dan bahkan pengusiran karena dianggap menyimpang dari kewajaran. Namun mereka teguh dan tetap berjuang keras sampai bisa mewujudkannya menjadi kenyataan.
Penciptaan kendaraan, misalnya. Mulai dari mobil hingga pesawat terbang, awalnya adalah mimpi yang mendapat cibiran. Internet yang kini menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari manusia di dunia, dimulai juga dari keinginan kecil yang tampaknya tidak masuk akal. Dan siapa sangka, semua itu kini menjadi kebutuhan yang sulit dihindari.
Kita pun bisa melambungkan mimpi kita setinggi-tingginya dan seindah-indahnya. Namun, ada satu "hukum"nya: mimpi hanya akan menjadi mimpi jika tak ada upaya untuk mewujudkannya. Karena itu setelah memimpikan sesuatu, jangan lupa memperjuangkannya untuk menjadikannya nyata!
Sumber : http://kisah-motivasi.com

Tamu Yang Mencerdaskan

Trustco Jawa Tengah Training, pelatihan dan outbound 0248412467, 085640750440-  Siang ini seperti biasa saya berada di kantor. Sedikit bercerita, saya adalah staff magang di pusat informasi dan humas Universitas Airlangga. Masih sama dengan hari lain, tugas kami disini salah satunya adalah menerima tamu.

Tepat pukul 11 siang, pintu kantor diketuk. Saya dan staff lain mempersilakan tamu ini untuk masuk dan duduk. sebelum sempat kami selesai mempersilakan duduk, si Tamu bertanya, "Pak, Bu, ini bener kampus C Unair Mulyorejo?".

Dengan ramah kami meng-iyakan. Namun sekali lagi beliau bertanya pertanyaan serupa. Dengan heran kami kembali meng-iyakan. Namun terkejutnya kami ketika si Tamu berteriak girang, "horeee!! saya lulus!". Lalu si Tamu bercerita bahwa dia adalah siswa SLB, usianya 34 tahun namun kemampuan otaknya setara dengan anak usia 13 tahun.

Namanya Aput, dia dari Wonosari, Yogjakarta. Tujuannya kesini adalah untuk ujian. Ujian? Awalnya kami heran. Namun ternyata Aput sedang menjalankan ujian pencarian alamat. Bayangkan dengan kapasitas otaknya yang setara 13 tahun, ia menuju Surabaya, kota sebesar ini sendirian (ingat, dia dari Yogjakarta, 10 jam dari Surabaya). Ia hafal benar ia harus naik bus Eka sampai Bungur Asih dan 2 kali naik angkutan umum untuk sampai ke Kampus kami. Belum selesai disana, ketika kami menawarkan minum, ia menolak dengan alasan ia dilarang untuk meminta minta. Keukeuhnya prinsip tidak meminta minta ini sampai memaksa kami mencari alasan lain agar ia menerima air minum itu (ia tampak sangat lelah dan kehausan). Kami berdalih bahwa air minum itu adalah hadiah karena dia sudah lulus ujian (bisa menemukan alamat adalah ukuran kelulusannya).

Disela perbincangan kami ia bercerita bahwa di sekolahnya ia belajar baca tulis, ketrampilan, dan agama. Ia menyebutkan ada dua agama disana yang pertama adalah agama Allahuakbar (red. Islam) dan pak Yesus (red. Kristen/Katolik). kebetulan ia beragama Allahuakbar tuturnya.

Lama berbincang, ia teringat bahwa hari ini adalah hari Jumat. Ia membacakan (dia hafal, tanpa teks) surat Al-Jumu'ah bagi kami. Suaranya merdu dan bacaaannya benar, dia juga hafal dengan baik. Saya dan rekan kerja saya sampai luluh dan menangis. Dia juga memberi tahu kami bahwa ada aturan yang harus ditaati selama ujian ini. Pertama adalah boleh bertanya, namun tidak boleh diantar. Kedua adalah tidak boleh naik kendaraan yang bersifat mengantar seperti taxi dan becak. Ketiga, tidak boleh meminta - minta. dan masih banyak aturan lain yang mengoyak nurani saya. Saya jadi berfikir, sudahkah kita memiliki moral sebaik tamu Tuna Grahita ini? Bahkan dia mencari tempat sampah untuk membuang sampahnya. Sedangkan kita? Ada satu celetukan polos yang ia tanyakan pada kami. Ia bertanya, berapa banyak ayam yang harus dijual untuk pergi ke Mekah? Untuk ke Surabaya saja ia harus menjual ayam 3 ekor. Ia ingin ke mekah karena sudah bisa mengaji.

Dari tamu ini saya belajar banyak tentang makna hidup, kejujuran, bagaimana berjuang dan terus memotivasi diri sendiri. Dia berkata bahwa dia dilarang bersedih. "Kata pak Guru aku ngga boleh sedih, kalo sedih nanti bodo lagi", ucapnya polos. Dari sini, masih bisa sombongkah kita bahwa mahasiswa adalah makhluk paling pintar dan paling baik moralnya? Mari belajar dari sekitar, termasuk dia :)

Sumber : http://www.kisahinspirasi.com/


Tentang kami

TRUSTCO adalah lembaga profesional yang bergerak di bidang pengembangan SDM sejak tahun 2002. Menyelenggarakan berbagai pelatihan Motivasi pengembangan diri, organisasi, dan pengembangan profesional. Melayani inhouse training, outbound, dan bootcamp. Menyesuaikan kebutuhan instansi dan perusahaan Anda.

Kontak Kami

Kantor
Jl. Dewi Sartika III/40
Kota Semarang, Jawa Tengah

Telepon

Kantor (024) 8412467
HP. 085640-750440 Solikin
HP. 085640-398242 Suratman

Email
trustco_jateng@yahoo.com